PT KONTAK PERKASA FUTURES | Kisah Dua Saudara yang Sukses Bisnis Perlengkapan Mandi Hotel Mewah

PT KONTAK PERKASA FUTURES SURABAYA - Jika anda pernah menginap di India pada jaringan hotel Marriott, Hilton atau Sheraton pasti anda akan menemukan sabun kecil atau gel untuk mandi di dalam kamar.
Kemungkinan perlengkapan mandi itu diproduksi oleh Kimirica Hunter. Sebuah perusahaan rintisan penyedia perlengkapan mandi hotel mewah yang berbasis di Indore.
Berdasarkan yourstory.com perusahaan ini didirikan oleh Rajat Jain dan Mohit Jain yang merupakan dua bersaudara. Mereka mendirikan Kimirica Hunter ini pada 2013 lalu di sebuah ruangan kecil berukuran 100 kaki persegi.
Sebelumnya dua saudara ini memiliki pengalaman yang buruk soal utang. Mereka terlilit utang dalam jumlah yang besar. Namun mereka yakin jika usahanya akan berhasil melalui tantangan dan akhirnya mereka sukses menjadi produsen perlengkapan mandi hotel mewah dan fasilitas kamar terbesar di India.
Kimirica Hunter juga memiliki kontrak dengan Starwood, Jumeirah, Hyatt, Sofitel dan Pullman Hotel. Pada 2017 lalu, Kimirica juga memiliki usaha patungan dengan produsen produk perhotelan asal Kanada Hunter Amenities.
Sebelum memulai usaha ini, Mohit sedang menyelesaikan disertasi tentang merek perawatan kulit herbal di India. Kemudian Rajat yang memiliki latar belakang apoteker dan bisnis pengobatan Ayuverda memulai produksi produk perawatan kulit herbal sendiri.
"Awalnya semuanya tampak mudah. Tapi setelah 10 bulan penelitian yang ketat kami sadar jika hal ini membutuhkan produk dengan formulasi yang bervariasi untuk maslaah kulit," kata dia.
Kemudian masalah selanjutnya adalah mereka membutuhkan banyak waktu dan dana yang besar untuk pemasaran. Untuk menekan dana tersebut mereka melakukan sejumlah strategi.
"Saat brainstorming kami ingat sempat menginap di hotel. Kemudian amenities berukuran kecil yang kami pakai memberikan inspirasi untuk kami," jelasnya.
Selanjutnya mereka mulai meneliti, ternyata lebih dari 70% produk hotel internasional di India merupakan barang impor. Dari sinilah mereka menangkap peluang dan meyakinkan jika barang impor akan menemui banyak tantangan.
"Seperti mata uang yang berfluktuasi, perizinan, bea impor jumlah pasokan barang," ujar dia.
Kedua pengusaha ini mengambil kesempatan dari produk lokal ke jaringan hotel tersebut. Mereka melakukan penyesuaian anggaran hotel namun tetap mewah.
Setelah itu mereka mulai mendapat pesanan dari hotel dan mulai membuat sampo, losion, gel untuk mandi, kondisioner dan lainnya. Selain itu mereka juga mulai membuat sabun dan aksesori seperti loofah, peralatan perawatan gigi dan cukur, minyak untuk pijat dan garam mandi.
Saat pertama didirikan perusahaannya hanya memiliki 7 pegawai tetap. Mohit merangkap mengurusi jaringan dan pemasaran sementara Rajat fokus pada penelitian dan pengembangan produk. Kini Kimirica memiliki 400 karyawan jumlahnya meningkat pesat dibandingkan saat awal berdiri. PT KONTAK PERKASA FUTURES
Baca juga artikel lainnya 1. Bitcoin ‘Bikin Sakit’, Lebih Baik Pilih Emas | PT KONTAK PERKASA FUTURES
2. Investasi Emas Tetap Menggiurkan Sampai Kuartal Pertama 2018 | PT KONTAK PERKASA FUTURES
3. Investasi Masih Menarik Tahun 2018 | PT KONTAK PERKASA FUTURES
4. Menengok Prospek Bisnis Investasi di Tahun Politik | PT KONTAK PERKASA FUTURES
5. Tahun 2018, Bisnis investasi Dinilai Tetap Menarik | PT KONTAK PERKASA FUTURES
6. 2018 Emas dan Dolar Pilihan Menarik untuk Investasi Berjangka | PT KONTAK PERKASA FUTURES
7. KPF: Bisnis Investasi Masih Menarik pada 2018 | PT KONTAK PERKASA FUTURES
detik.com
Comments