KONTAK PERKASA FUTURES | Tekanan Ban Motor Harus Dikurangi Saat Musim Hujan, Mitos atau Fakta?

KONTAK PERKASA FUTURES SURABAYA - Ada pandangan yang mengatakan jika berkendara di musim hujan tekanan angin ban motor harus dikurangi. Alasannya, biar ban motor mendapatkan grip atau cengkeraman lebih ke permukaan jalan. Benarkah pandangan tersebut?
Dikutip dari laman Wahana Honda, informasi mengenai tekanan angin ban motor yang ideal sudah tercantum dalam buku panduan manual dari pabrikan.
Biasanya, tekanan angin ban motor yang direkomendasikan untuk harian berkisar antara 29 psi untuk roda depan serta 33 psi untuk roda bagian belakang. Kapasitas angin ban motor ini dianggap cukup ideal untuk berkendara. Selain membuat pengalaman berkendara lebih menyenangkan, tekanan angin ban motor yang ideal juga akan menjauhkan Anda dari risiko buruk di jalanan seperti kecelakaan dan juga memperpanjang usia pakai dari ban tersebut.
Itu tadi baru tekanan angin ban motor yang ideal untuk keseharian. Sedangkan untuk musim hujan sendiri, tekanan ban motor yang disarankan ternyata berbeda. Anda diperbolehkan untuk mengurangi tekanan ban jika memang dibutuhkan. Namun tetap dalam batas yang ditentukan.
Maksimal pengurangan tekanan angin ban motor tersebut berkisar 2 psi. Artinya, jika di hari biasa Anda berkendara dengan tekanan 29 psi untuk roda depan, maka pada musim hujan bisa diturunkan di angka 27 psi. Pun demikian berlaku juga untuk ban belakang boleh diturunkan hingga ke angka 31 psi.
Mengapa hal itu perlu dilakukan? Pengurangan tekanan angin bertujuan untuk membuat daya cengkeram ban motor jauh lebih kuat pada saat melewati jalanan basah dan licin. Karena seperti yang kita tahu, tekanan angin ban yang terlalu tinggi, seringkali menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan di tengah medan jalan basah. Hal ini biasanya disebabkan oleh kondisi ban selip atau hilangnya kontrol pada komponen ban, juga terjadinya efek aquaplanning. KONTAK PERKASA FUTURES
Baca juga artikel lainnya
1. Bitcoin ‘Bikin Sakit’, Lebih Baik Pilih Emas | KONTAK PERKASA FUTURES
2. Investasi Emas Tetap Menggiurkan Sampai Kuartal Pertama 2018 | KONTAK PERKASA FUTURES
3. Investasi Masih Menarik Tahun 2018 | KONTAK PERKASA FUTURES
4. Menengok Prospek Bisnis Investasi di Tahun Politik | KONTAK PERKASA FUTURES
5. Tahun 2018, Bisnis investasi Dinilai Tetap Menarik | KONTAK PERKASA FUTURES
6. 2018 Emas dan Dolar Pilihan Menarik untuk Investasi Berjangka | KONTAK PERKASA FUTURES
7. KPF: Bisnis Investasi Masih Menarik pada 2018 | KONTAK PERKASA FUTURES
detik.com
Comments