KONTAK PERKASA FUTURES | Elon Musk Bakal Punya Saingan Baru di Kursi Orang Terkaya Dunia

KONTAK PERKASA FUTURES SURABAYA - Salah satu pendiri perusahaan layanan keuangan online PayPal, Max Levchin disebut akan masuk daftar miliarder dunia. Ia bergabung sebagai karyawan dan beberapa pendiri PayPal yang kini sukses jadi miliarder seperti Elon Musk, Peter Thiel, dan Reid Hoffman.
Mengutip CNBC, Kamis (7/1/2021) pria pendiri dan CEO perusahaan pinjaman online Affirm itu juga disebut akan masuk menjadi 'mafia PayPal'. Nama dari sekelompok pendiri PayPal yang sukses menyandang status miliarder.
Dalam prospektus IPO Affirm, Selasa (5/1). Levchin mengatakan akan menjual saham perusahaan dengan harga US$ 33 hingga US$ 38. Dari total saham yang beredar, saham yang dimiliki Levchin sebanyak 27,8 juta saham atau 11% saham. Jika dijual nilainya akan lebih dari US$ 1 miliar.
Saham-saham tersebut dikunci selama beberapa bulan ke depan, sehingga nilai sebenarnya dari saham Levchin akan bergantung pada reaksi pasar dan kinerja Affirm sebagai perusahaan publik. Dengan harga jual saham sebesar US$ 38 per saham, Affirm diprediksi akan bernilai US$ 9,2 miliar.
Sebelumnya, pria berusia 45 tahun itu telah mengumpulkan banyak kekayaan meski tidak sebanyak mantan rekannya di PayPal. Usai beberapa tahun angkat kaki dari PayPal, dia membangun media sosial, Slide. Kemudian pada 2010 dijual ke Google seharga US$ 182 juta.
Selain itu, Levchin adalah investor pertama di Yelp, yang didirikan bersama oleh sesama mantan eksekutif PayPal Jeremy Stoppelman. Selain jadi investor, Levchin juga menjadi direktur hingga 2015, sekaligus menghabiskan tiga tahun di dewan direksi Yahoo.
'Mafia' PayPal, ada sejak sekitar 15 tahun lalu saat karyawan awal PayPal dan beberapa pendirinya sukses mendirikan perusahaan rintisan YouTube, LinkedIn, Yelp, Palantir, dan SpaceX.
Elon Musk, yang memulai SpaceX, sejauh ini adalah mantan karyawan terkaya dengan kekayaan senilai US$ 181 miliar, terutama dari sahamnya di Tesla yang ia pimpin sejak 2008.
Sementara, Peter Thiel kini menjadi Direktur Facebook dengan kekayaan bersih sekitar US$ 6,6 miliar. Sedangkan, Reid Hoffman yang ikut mendirikan LinkedIn pada 2002, memiliki kekayaan sekitar US$ 2 miliar. Kekayaannya bertambah setelah LinkedIn dijual ke Microsoft seharga US$ 27 miliar pada 2016.
Perusahaan pinjaman online milik Levchin beberapa tahun terakhir terus berkembang. Terutama saat pandemi COVID-19 melanda. Banyak ritel yang mencari pinjaman di masa krisis ini. Layanan pinjaman online, Affirm memungkinkan konsumen membayar kembali pinjaman selama tiga, enam atau 12 bulan. KONTAK PERKASA FUTURES
Baca juga artikel lainnya
1. Bitcoin ‘Bikin Sakit’, Lebih Baik Pilih Emas | KONTAK PERKASA FUTURES
2. Investasi Emas Tetap Menggiurkan Sampai Kuartal Pertama 2018 | KONTAK PERKASA FUTURES
3. Investasi Masih Menarik Tahun 2018 | KONTAK PERKASA FUTURES
4. Menengok Prospek Bisnis Investasi di Tahun Politik | KONTAK PERKASA FUTURES
5. Tahun 2018, Bisnis investasi Dinilai Tetap Menarik | KONTAK PERKASA FUTURES
6. 2018 Emas dan Dolar Pilihan Menarik untuk Investasi Berjangka | KONTAK PERKASA FUTURES
7. KPF: Bisnis Investasi Masih Menarik pada 2018 | KONTAK PERKASA FUTURES
detik.com
Comments