PT KP PRESS | Rupiah Selasa Berakhir Melemah ke Rp14.225/USD; Dollar di Eropa Masih Tipis Menjelang

PT KP PRESS SURABAYA - Dalam pergerakan pasar uang Selasa sore ini (14/6), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir melemah, mengurangi loss dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa bergerak terbatas setelah flat di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS petang ini turun 0,16% atau 23 poin ke level Rp 14.225 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.202.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 14.210 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.247, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 14.225. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS bergerak terbatas di pasar uang Eropa setelah flat di sesi global sebelumnya; di tengah pasar yang tipis menantikan menantikan rilis pertemuan the the Fed minggu ini.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, petang hari WIB ini naik tipis ke level 90,53, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 90,50.
Sementara itu, IHSG Selasa di akhir sesi, menguat 8,654 poin (0,14%) ke level 6.089,038, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya variatif bias menguat dipimpin bursa Jepang dan Australia.
Analis melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa melandai. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.140 – Rp14.325. PT KP PRESS
Baca juga artikel lainnya 1. Bitcoin ‘Bikin Sakit’, Lebih Baik Pilih Emas | PT KP PRESS
2. Investasi Emas Tetap Menggiurkan Sampai Kuartal Pertama 2018 | PT KP PRESS 3. Investasi Masih Menarik Tahun 2018 | PT KP PRESS 4. Menengok Prospek Bisnis Investasi di Tahun Politik | PT KP PRESS 5. Tahun 2018, Bisnis investasi Dinilai Tetap Menarik | PT KP PRESS 6. 2018 Emas dan Dolar Pilihan Menarik untuk Investasi Berjangka | PT KP PRESS 7. KPF: Bisnis Investasi Masih Menarik pada 2018 | PT KP PRESS
Comments