top of page

PT KONTAK PERKASA FUTURES | Harga Minyak Sawit Turun 2 Hari Berturut-turut, Mengikuti Turunnya Harga



PT KONTAK PERKASA FUTURES SURABAYA - Harga minyak sawit turun pada penutupan pasar hari Kamis untuk dua hari berturut-turut karena turunnya harga minyak mentah

Harga minyak sawit Juni pada hari Kamis di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun 54 ringgit atau 1.38% menjadi 3,869 ringgit ($933.64) per ton setelah turun sebesar 2.5% .


Volume perdagangan pada hari Kamis sedikit karena pasar sangat volatile, faktor kenaikan harga terjadi di pasar minyak nabati global, namun harga sudah mencapai puncaknya sehingga harga minyak nabati turun kembali dengan lambat, karena faktor kenaikan seperti persedian rendah, kenaikan dari produksi lambat dan naiknya penggunaan dari biofuel.


Ekspor minyak sawit Malaysia dari 1 – 25 Maret naik 10.4% dari bulan lalu menjadi 1,017,730 ton menurut AmSpec Agri Malaysia.


Laporan dari The Indonesian Palm Oil Association (GAPKI):

Persediaan minyak sawit Indonesia, negara penghasil minyak sawit terbesar di dunia akan turun setengahnya menjadi 2.67 juta ton pada akhir 2021 karena kenaikan permintaan tidak disertai dengan produksi yang besar. Persediaan turun 45% mencapai rekor terendah dari 4.87 juta ton pada akhir 2020

Produksi sawit di Asia Tenggara terganggu karena cuaca La Nina pada tahun lalu namun produksi masih naik 4% dari 2020 menjadi 49 juta ton

Total permintaan minyak sawit dari ekspor dan permintaan domestik naik 9% dari tahun lalu.

Ekspor naik 37.6 juta ton di 2021 dari 34 Juta ton tahun lalu, sementara konsumsi lokal tinggi di biodiesel dan olein.

Indonesia menaikkan biaya restribusi ekspor untuk membiayai program B 30 setelah pandemi covid menurunkan harga minyak mentah.

Mandat penggunaan B30 bahan bakar diesel yang berisi 30% fatty acid methyl ester (FAME) dari minyak sawit, membuat permintaan akan minyak sawit lokal meningkat.

Perkiraan harga minyak sawit Indonesia antara $1,000 – $1,150 per ton pada pertengahan tahun ini.


Rata-rata harga panduan CPO di Bursa Malaysia sebesar 3,638 ringgit ($883.01) per ton tahun ini.


Produksi minyak sawit global naik kembali menjadi 3.2 juta ton di 2020/21, produksi minyak sawit Indonesia sebesar 3.3 juta ton sedangkan produksi Malaysia sebesar 500,000 ton di 2020/21, menurut analis Oil World pada Virtual Palm and Lauric Oils Price Outlook Conferense.


Konsumsi global minyak sawit akan kembali naik ke 1 juta ton di 2020/21, sehingga harga minyak nabati kembali naik dalam empat minggu ke depan

Harga minyak mentah yang turun karena lockdown yang terjadi di Eropa akibat pandemi covid gelombang ke 3, membuat harga minyak sawit turun karena permintaan biodiesel berkurang.

Harga minyak kedelai di Dalian naik 0.3% sementara harga minyak sawit turun 0.2%. Harga minyak kedelai di CBOT turun 0.6%.

Analisa tehnikal untuk minyak sawit dengan support pertama di 3,850 ringgit dan berikut ke 3,760 ringgit sedangkan resistant pertama di 4,010 ringgit kemudian ke 4,060 ringgit PT KONTAK PERKASA FUTURES



Baca juga artikel lainnya 1. Bitcoin ‘Bikin Sakit’, Lebih Baik Pilih Emas | PT KONTAK PERKASA FUTURES

2. Investasi Emas Tetap Menggiurkan Sampai Kuartal Pertama 2018 | PT KONTAK PERKASA FUTURES 3. Investasi Masih Menarik Tahun 2018 | PT KONTAK PERKASA FUTURES 4. Menengok Prospek Bisnis Investasi di Tahun Politik | PT KONTAK PERKASA FUTURES 5. Tahun 2018, Bisnis investasi Dinilai Tetap Menarik | PT KONTAK PERKASA FUTURES 6. 2018 Emas dan Dolar Pilihan Menarik untuk Investasi Berjangka | PT KONTAK PERKASA FUTURES

7. KPF: Bisnis Investasi Masih Menarik pada 2018 | PT KONTAK PERKASA FUTURES

 

Comments


Contact

500 Terry Francois Street

San Francisco, CA 94158

​​

Tel: 123-456-7890

Fax: 123-456-7890

info@mysite.com

  • Black Facebook Icon
  • Black Twitter Icon
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon
  • Black Google+ Icon

Name *

Email *

Subject

Message

Success! Message received.

© 2023 by Personal Life Coach. Proudly created with Wix.com

bottom of page