KONTAK PERKASA FUTURES | RI Masih Ketergantungan Aspal Impor

KONTAK PERKASA FUTURES SURABAYA - Indonesia hingga kini belum bisa berhenti mengimpor aspal. Menurut Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, aspal yang diimpor Indonesia mencapai 1,3 juta ton.
Hal itu disampaikan Bahlil saat konferensi pers kunjungan ke Buton, Sulawesi Tenggara dalam rangka menyerahkan insentif libur bayar pajak (tax holiday) kepada PT Kartika Rima Abadi.
"Indonesia sampai dengan sekarang masih mengimpor kurang lebih sekitar 1,3 juta ton aspal," kata Bahlil dalam konferensi pers yang ditayangkan di YouTube BKPM, Minggu (28/2/2021).
Kartika Rima Abadi sendiri adalah perusahaan yang memproduksi aspal, dan ditargetkan mampu menghasilkan 500 ribu ton aspal di 2024. Dengan begitu Indonesia bisa mengurangi ketergantungan impor.
"Di Pulau Buton terdapat sumber daya alam kita yang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda yang namanya aspal Buton, namun harus diakui pengelolaannya belum dilakukan secara baik. Karena itu lewat kesempatan ini saudara Irwan sebagai pimpinan perusahaan membangun satu pabrik aspal Buton yang berkualitas internasional," sebut Bahlil.
Diharapkan beroperasinya pabrik tersebut dapat menyuplai 50% kebutuhan aspal nasional.
"Bahwa hari ini yang kita resmikan dan kita memberikan tax holiday itu baru kapasitas 100 ribu per tahun. Tetapi dalam rencana investasi 2024 sudah mencapai 500 ribu ton per tahun. Artinya kebutuhan konsumsi nasional 50% sudah bisa menghasilkan dari sini," tambahnya. KONTAK PERKASA FUTURES
Baca juga artikel lainnya
1. Bitcoin ‘Bikin Sakit’, Lebih Baik Pilih Emas | KONTAK PERKASA FUTURES
2. Investasi Emas Tetap Menggiurkan Sampai Kuartal Pertama 2018 | KONTAK PERKASA FUTURES
3. Investasi Masih Menarik Tahun 2018 | KONTAK PERKASA FUTURES
4. Menengok Prospek Bisnis Investasi di Tahun Politik | KONTAK PERKASA FUTURES
5. Tahun 2018, Bisnis investasi Dinilai Tetap Menarik | KONTAK PERKASA FUTURES
6. 2018 Emas dan Dolar Pilihan Menarik untuk Investasi Berjangka | KONTAK PERKASA FUTURES
7. KPF: Bisnis Investasi Masih Menarik pada 2018 | KONTAK PERKASA FUTURES
detik.com
Comments